Menjadi pemasok pupuk adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak terlebih dalam skala bisnis jangka panjang. Bisnis ini juga sangat menjanjikan dengan omset mencapai puluhan juta rupiah dengan modal dan cara berjualan yang tidak butuh banyak tenaga apalagi jika sudah punya lahan dan mitra yang mendukung.
Anda tertarik untuk memulai bisnis pemasok pupuk namun bingung harus mulai dari mana? Jangan lupa langsung cek penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Sumber: Blibli
Keuntungan Menjadi Pemasok Pupuk
Mengapa harus menjadi pemasok pupuk? Banyak orang yang menganggap remeh bisnis yang satu ini padahal pangsa pasarnya cenderung luas mengingat negara kita juga banyak yang bermata pencaharian sebagai petani maupun bekerja di bidang perkebunan sehingga mereka pasti membutuhkan pupuk untuk pertumbuhan tanaman yang lebih maksimal.
Pupuk sendiri ada dua jenis yakni pupuk organik dan pupuk kimia yang biasanya langsung diproses oleh pabrik modern sehingga penggunaan dan juga penyimpanannya lebih praktis. Bahkan saat ini juga tidak menutup kemungkinan pupuk kandang organik disulap menjadi pupuk modern dengan daya simpan yang lebih panjang.
Penting dipahami bahwa menjadi pemasok pupuk ini bisa membantu Anda mendapatkan keuntungan tinggi termasuk ketika sudah punya pabrik pengolahan sendiri. Selain itu modalnya tidak besar bisa dimulai dari skala kecil tanpa perlu langsung menyetok produk pupuk dalam jumlah yang banyak jadi juga cenderung lebih minim dengan kerugian.
Menjual pupuk membutuhkan lokasi strategis dan kemudahan komunikasi dengan para mitra yang tergabung di dalamnya sehingga Anda bisa memasarkan pupuk dengan lebih baik dan maksimal. Pupuk menjadi kebutuhan reguler dalam beberapa waktu tanam jadi Anda bisa membekali diri dengan kemampuan lebih banyak mengenai pertanian atau perkebunan untuk lebih profesional.
Tips Menjadi Pemasok Pupuk
Apa saja yang perlu dilakukan untuk menjadi pemasok pupuk bagi pemula? Anda yang masih bingung harus mulai dari mana jangan lupa untuk cek tips lengkapnya di bawah ini!
1. Bentuk Tim yang Jelas
Sebenarnya dalam hal ini berlaku untuk sistem bisnis yang memang sudah terstruktur namun jika Anda masih sendiri juga tidak ada salahnya memahami posisi apa saja yang perlu dilakukan meskipun tetap dilakukan secara mandiri. Dalam sebuah penjualan pemasok pupuk Anda perlu menjadi tim manajemen, marketing dan promosi untuk keberlangsungan bisnis yang baik.
Manajemen ini bertindak untuk selalu memastikan pasokan dan stok pupuk Anda tetap ada sesuai kebutuhan pembelinya. Kemudian untuk marketing dan promosi memastikan penyebaran informasi mengenai keberadaan dari produk Anda sudah menyeluruh ke semua kalangan yang memang membutuhkan produknya.
2. Lakukan Konsultasi dengan Tim Profesional
Nyatanya menjual pupuk tidak boleh sembarangan dilakukan dan harus punya ilmu khusus dalam memahami setiap fungsi dan juga cara penyimpanan tanpa merusak produknya sebelum dijual ke pelanggan. Inilah pentingnya Anda sebelum memulai untuk langsung konsultasi dengan orang maupun tim profesional dan bisa dijadikan acuan.
Selain itu pahami juga mengenai cara menjalankan bisnis pupuk termasuk antisipasi kerugian dan juga pengelolaan semua hal di dalam proses eksekusinya.
3. Siapkan Modal dan Tempat Jualan
Penting dipahami bahwa dalam memulai setiap bisnis pasti membutuhkan modal baik kecil maupun besar untuk membeli bahan jualan dan juga lokasi dalam menjajakan produk tersebut. Bahkan ketika Anda memulainya secara online tetap membutuhkan modal untuk membeli dulu produk yang akan dijual ke pelanggan Anda.
Bagusnya untuk penjualan online ini tidak terlalu memikirkan lokasi yang strategis mengingat pangsa pasarnya lebih luas dan dilakukan secara online jadi hanya dijual sesuai pesanan yang masuk saja. Namun untuk pengembangan pangsa pasar yang lebih luas Anda memang diharuskan membuka secara online dan offline untuk keuntungan yang lebih maksimal.
4. Bangun Jaringan dan Pahami Kebutuhan Petani
Tips selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan membangun relasi lebih baik dengan para mitra bisnis yang menguntungkan termasuk memahami kebutuhan dari petani. Dengan memahami petani kita akan tahu pupuk dan kebutuhan perawatan tanaman apa saja yang sedang dibutuhkan mereka saat ini jadi jualan kita juga bisa lebih tepat sasaran.
Jangan lupa untuk tetap melakukan inovasi dan pengembangan biar bisnis yang dijalankan tidak berhenti dan hanya begitu-begitu saja. Meskipun pupuk memang menjadi jenis bahan yang cenderung mengalami perkembangan lambat namun Anda bisa berinovasi dari cara berjualan dan juga marketing lebih oke dalam menggaet pelanggan.
Rekomendasi Pupuk yang Bisa Dijual dan Laku Keras
Apa saja jenis pupuk yang paling banyak dicari saat ini jadi mudah dijual? Anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai jenis-jenisnya bisa langsung cek semuanya di bawah ini!
1. Pupuk Kandang
Pupuk pertama yang bisa Anda jual adalah pupuk kandang yang memiliki karakteristik cukup melekat mulai dari warna sampai dengan wujud dan teksturnya. Pupuk ini memiliki warna hitam pekat dan matang melalui proses sterilisasi sehingga minim bau. Biasanya langsung dikemas dalam goni khusus jadi aman untuk langsung dijual kembali.
Saat ini sudah banyak orang yang beralih menggunakan pupuk kandang modern mengingat daya simpannya yang lebih lama dan juga aman dari kebauan mengingat pupuk yang diolah sendiri memang rawan bau dan mengganggu.
2. Pupuk Organik
Banyak yang salah paham dalam membedakan pupuk kandang dan organik padahal keduanya jelas punya karakteristik yang berbeda sesuai dengan tipe yang melekat di dalamnya. Kalau pupuk kandang asalnya dari kotoran hewan sementara pupuk organik dari beberapa bahan organik yang melalui proses pembusukan.
Dibandingkan harus membuatnya sendiri pupuk organik yang siap dipakai ini memang praktis apalagi penggunaannya langsung dalam jumlah banyak jadi cukup merepotkan petani kalau harus membuatnya sendiri.
3. Pupuk NPK
Pupuk selanjutnya adalah pupuk NPK yang cenderung memiliki kandungan unsur hara lebih tinggi dan menjadi jenis majemuk dengan beberapa kebutuhan penting dari tanaman yang menggunakannya. Untuk segi bentuk biasanya lebih granul dan butiran jadi mudah banget untuk langsung diaplikasikan pada tanaman.
Kalau dilihat dari segi warna pupuk ini memang beragam tergantung bahan coating yang dipakai apalagi sifatnya juga cenderung lebih mudah larut dan diserap oleh akar tanaman sehingga membuatnya minim residu.
4. Pupuk Kandang Tradisional
Pupuk kadang tradisional yang satu ini masih banyak digunakan dan biasanya diolah oleh pengusaha rumahan dengan memanfaatkan kotoran maupun daun lapuk yang dicampur menjadi pupuk bubuk siap pakai. Jadi bentuknya bukan langsung kotoran utuh melainkan sudah melalui proses khusus sehingga minim bau dan lebih mudah digunakan.
Itulah penjabaran lengkap mengenai pemasok pupuk termasuk keuntungan dan juga tips yang perlu dilakukan. Anda yang tertarik lebih banyak mengenal pupuk kandang sekaligus distributor terbaik bisa cek di PaDi UMKM saja! Untuk informasi lebih lengkap, Anda juga dapat mengunjungi instagram PaDi UMKM sekarang.
